Uji Coba Pendaftaran Akun Baru Facebook Menggunakan Data E-KTP

Onetotech.com – Facebook baru baru ini menguji coba fitur terbarunya. Fitur tersebut memungkinkan pendaftaran akun baru facebook wajib menggunakan data sesuai dengan yang ada di kartu identitas kependudukan. Tapi ini baru di uji coba di negara india yang merupakan negara dengan pertumbuhan teknologinya yang terus meningkat. Bagaimana kalau Uji Coba Pendaftaran Akun Baru Facebook Menggunakan Data E-KTP ?.

India memiliki kartu identitas kependudukan yang mirip dengan E-KTP. Namannya AADHAAR, unik kan namanya, penulis saja baru tau hari ini kalau india juga memiliki e-ktp.

Apa itu Aadhaar ?

Aadhaar adalah kartu identitas kependudukan dengan chip digital. Kartu itu memiliki identifikasi unik yang terdiri atas 12 digit angka. Identitas tersebut dicocokkan dengan sidik jari, retina mata, dan foto wajah. Mirip dengan e-KTP di Indonesia kan ?.

Tapi kalau di bandingin dalam hal fungsionalitas dengan E-KTP tentu masih jauh sekali, kok bisa ?

Dua program ini memang mirip tapi berjalan berlainan arah. menurut data yang ada di UIDAI, Dalam 270 hari atau pada Juni 2011, Aadhaar sudah bisa menjangkau 10 juta penduduk India. Lalu, 1 April 2016, Aadhaar menciptakan sebuah sejarah baru saat berhasil menjangkau 1 miliar penduduk India.

Hasilnya, Aadhaar pun sukses membuka akses penduduk India terhadap pelayanan sosial, pelayanan kesehatan, hingga pembukaan rekening bank. Sampai pertengahan 2016, sudah lebih dari 250 juta rekening bank yang terhubung dengan sistem Aadhaar.

Bukan hanya itu. Menurut riset Bank Dunia, Aadhaar diperkirakan bisa menghasilkan penghematan biaya hingga USD 1 miliar atau sekitar Rp 13 triliun. Itu dicapai melalui pengurangan fraud dan peningkatan efisiensi birokrasi pemerintah India.

Kalau E-KTP ? sampai saat ini pun masih bermasalah. Tapi Onetotech.com tidak akan membahasnya karena bukan bidangnya.

Pendaftaran akun baru facebook

Uji Coba Pendaftaran Akun Baru Facebook Menggunakan AADHAAR

Meskipun hubungan wajib Aadhaar terhadap berbagai layanan menghadapi tantangan hukum dan menimbulkan masalah privasi, tampaknya Aadhaar sedang dalam perjalanan untuk menjadi bukti identitas paling otentik. Seperti yang di beritakan oleh Econimic Times berikut ini bahwa sekarang facebook pun ingin menggunakan Aadhaar sebagai cara untuk membuat akun baru.

Fitur ini sedang di uji coba oleh facebook, jadi bagi calon pengguna facebook baru khususnya di india, mereka mendorong agar saat melakukan pembuatan akun baru untuk memasukkan namanya seperti pada kartu Aadhaar mereka.

“Menggunakan nama di kartu Aadhaar Anda membuat teman lebih mudah mengenali Anda,” Bunyi keterangan pada formulir tersebut saat seseorang mengajukan nama untuk sebuah akun baru.

Baca Juga : Bagaimana Cara Kirim Uang Lewat Facebook Messenger dengan Paypal

Namun, tidak semua orang bisa menemukan atau melihat formulir ini saat membuka akun baru. Facebook mengatakan ini adalah fitur baru dan hanya sedikit pengguna yang akan melihat ini. Menurut Facebook, ini adalah pilihan opsional dan pengguna baru tidak harus memasukkan namanya sesuai dengan yang ada di kartu Aadhaar mereka.

Apakah Pendaftaran Akun Baru Facebook Menggunakan Data Aadhaar Penting ?

Meskipun permintaan Facebook hampir tidak dapat dilihat sebagai sesuatu untuk membangkitkan kekhawatiran atas privasi karena tidak meminta nomor Aadhaar, kepindahan tersebut pasti akan mendapat perhatian karena penggunaan Aadhaar yang semakin ketat untuk berbagai layanan telah ditentang oleh beberapa aktivis.

Pendaftaran akun baru facebook menggunakan data Aadhaar bukanlah yang pertama di lakukan oleh situs seperti facebook. Beberapa minggu yang lalu, pengecer online Amazon meminta pelanggan untuk mengunggah nomor Aadhaar mereka untuk melacak paket yang hilang. Sebuah platform penyewaan mobil yang berbasis di Bengaluru Zoomcar mengatakan tidak akan menerima pemesanan tanpa Aadhaar sebagai bukti identitas.

Namun, Amazon yakin itu memiliki bentuk informasi penyimpanan yang aman.

“Amazon terus mencari praktik yang paling kuat terhadap dukungan pelanggan dan proses ini hanya dilakukan dalam kasus terbatas dimana pemeriksaan terperinci diperlukan untuk pengiriman yang salah. Dalam kasus tersebut, pelanggan diminta untuk mengunggah salinan pemindaian Aadhaar mereka. untuk bisa di cocokan dengan kartu di akun Amazon.in mereka, yang merupakan bentuk aman untuk menyimpan informasi, “kata juru bicaranya.

Para ahli menyoroti risiko privasi berbagi informasi Aadhaar.

“Penggunaan Aadhaar dengan cara ini dapat menyebabkan risiko privasi dalam hal implikasi publikasi data Aadhaar, serta penggunaan data termasuk Aadhaar dan informasi pelanggan lainnya yang dapat mengarah pada profil individu,” kata pengacara Smitha Prasad, proyek manajer, Pusat Komunikasi Pemerintahan di Universitas Hukum Nasional, Delhi

Banyaknya Akun Palsu dan Duplikat di Facebook

Ini adalah salah satu alasan kenapa pendaftaran akun baru facebook sekarang lebih ketat dalam menangani masalah seperti ini. Banyaknya akun palsu dan duplikat yang ada di facebook adalah sesuatu yang sangat mengganggu. Karena dari sinilah mulai awal perbuatan jahat di lakukan.

Baca Juga : Facebook Memperkenalkan Sebuah Plugin Messenger untuk Situs Bisnis

Jadi usaha yang di lakukan oleh facebook untuk menekan angka pengguna palsu atau akun duplikat memang patut di apresiasi meskipun banyak komunitas menentangnya. Media sosial seperti facebook dan twitter memang memiliki banyak akun palsu dan akun duplikat yang seperti kita ketahui kebanyakan dari mereka menggunakannya untuk hal yang tidak baik.

Facebook pada sebuah postingan blognya menjelaskan tentang proses pendaftaran akun baru facebook yang sedang diuji di negara india dengan nama’name as per Aadhaar’ . Perusahaan telah mengklarifikasi bahwa ujian tersebut telah selesai, dan saat ini tidak memiliki rencana untuk melanjutkan pengujian. Facebook menegaskan bahwa penggunaan Aadhaar dalam proses pendaftarannya bukanlah kewajiban atau sebagai cara untuk otentikasi.

Pendaftaran akun baru facebook menggunakan dokumen sebagai cara identifikasi untuk mendidik pengguna tentang manfaat memberi nama sebenarnya saat mendaftar ke Facebook. Karena Banyaknya akun palsu dan duplikat yang ada di facebook adalah sesuatu yang sangat mengganggu. Karena dari sinilah mulai awal perbuatan jahat di lakukan.

Tapi kalau menurut anda, setuju tidak jika facebook mewajibkan data kita yang ada di sana harus sesuai dengan yang ada di e-ktp ? Berikan pendapat anda di kolom komentar.

Last Modified : 2018-01-5

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *