Rupiah, Dia Selalu Datang dan Pergi Sesukannya

Pernahkah anda merasakan seperti di permainkan oleh Rupiah ? Pasti pernah tentunya ya. Sebenarnya bukan di permainkan, tapi biar sedikit lebih dramatis jadi kita buat dengan istilah seperti itu. Rupiah selalu datang dan pergi sesukanya ? Benar, karena dia adalah alat untuk segala kegiatan jual beli. Tanpa dia kita tentu akan kembali ke jaman dahulu, Barter barang dan barang, Susah sekali bukan kalau harus seperti itu lagi.

Kita patut bersyukur karena dengan Indonesia merdeka, maju dan berdaulat, kini kita bisa merasakan apa itu Rupiah. Sebelum merdeka nenek moyang kita masih pakai sistem barter atau kalau kata kakek saya ada jenis uang dengan sebutan keping uang. Sejarah lengkap tentang Rupiah ini anda bisa temukan di situs wikipedia, Asal usul Nama rupiah, Pertama kali digunakan secara resmi dan sejarah perkembangan Rupiah dari masa zaman pendudukan Jepang, Dai Nippon hingga pada Perang Dunia II.

Menurut yang saya tahu dari wikipedia, Saat Perang Dunia II selesai. Bank Indonesia yang kala itu masih bernama Bank Jawa atau Javasche Bank. Mengeluarkan mata uang resmi Negara Republik Indonesia, tapi bukan Rupiah, melainkan di sebut dengan nama ORI atau Oeang Republik Indonesia. Pada masa itu ORI di anggap mampu menggugah rasa nasionalisme rakyat indonesia, meskipun peredaranya agak tersendat.

Uang Jaman dulu Masih Cupu

Sistem anti uang palsunya pun masih jauh dari sempurna, belum seperti saat ini yang hampir semua orang tau perbedaan uang asli dan palsu. Jaman dulu kertasnya masih tipis, tidak ada fitur tiga dimensi, desainnya sangat sederhana. Tapi untungnya jaman dulu belum banyak orang pinter yang bisa dengan mudah memalsukan mata uang Negara.

Deteksi Uang Rupiah Palsu

Mau balik ke jaman dulu atau jaman old ? Tentu tidak ya, masa iya karena sekarang marak beredar mata uang Rupiah palsu terus pengen balik ke jaman kemerdekaan. Kalau di pikir pikir bener juga sih, jaman dulu belum ada banyak suka menjiplak atau meniru. Karena mereka Nenek moyang kita sibuk menjaga NKRI dari serangan penjajah.

Kalau sekarang bisa di katakan sibuk saling jajah antar sesama anak bangsa untuk demi meraih posisi tertinggi di dalam Negara. Miris emang, tapi mau gimana lagi kita hanya rakyat kecil yang tidak bisa berbuat banyak kecuali hanya berdoa dan memohon pertolongan yang maha kuasa. Yah jadi ngelantur nulisnya, balik lagi ke Rupiah.

Kenapa Rupiah Selalu Datang dan Pergi Sesukanya ?

Pernah mengalaminya ? Misalkan Dalam satu hari dapat uang dari customer sebesar 2 juta eh ternyata baru inget kalau cicilan motor dan kulkas belum bayar. Pergi lagi Rupiahnya, Rupiah emang suka gitu , datang sesukanya dan pergi pun sesukanya. Tapi sebenarnya itu juga tergantung dari kitanya, bisa tidak menyesuaikan pemasukan dan pengeluaran.

Pengeluaran tak terduga itu selalu datang dalam kehidupan kita. Walaupun semua pengeluaran sudah di atur tapi yang tak terduga itu pasti datang. Misalnya nih anda tiba tiba terkena musibah, sakit, pulsa/kuota habis, listik alarmnya bunyi dan bagi yang punya genk, tiba tiba di minta untuk nraktir temen temennya dll.

Banyak sekali dan itu lumrah kalau menurut saya, kenapa ? karena kita kita hidup pasti banyak kebutuhan dan semua kebutuhan perlu yang namanya Rupiah. Jadi itulah mengapa Rupiah itu selalu datang dan pergi sesukannya.

Last Modified : 2017-11-20

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *