Bahaya ! Virus Ransomware Doublelocker Serang Android

OnetoTech.com – Masih jelas di ingatan bagaimana kejamnya serangan virus Ransomware Wanacry pada waktu lalu. Kini hal serupa terjadi kembali, sebagaimana di jelaskan oleh seorang Peneliti dari perusahaan keamanan ESET. Kali ini yang di serang bukanlah perangkat dekstop melainkan perangkat  Android. Selain menyandera data pengguna, Ransomware DoubleLocker ini bisa mengganti PIN perangkat android anda.

Sebuah situs berita Teknologi International bernama TechTime menyebutkan bahwa, Peneliti dari perusahaan keamanan ESET bernama Lukáš Štefanko menemukan adanya ransomware yang menyerang sistem operasi Android dan dia mengungkapkan cara kerja dari virus ransomware doublelocker ini adalah dengan cara Mengubah PIN lalu mencegah pengguna mengakses perangkat dan mengenkripsi data korban.

Ransomware Doublelocker Serang Android

Gambar : Google

Betul sekali, Motifnya sama seperti yang dulu yaitu korban harus mengabulkan tebusan yang diminta hacker untuk mendapatkan kembali datanya. Metode DoubleLock sebelumnya digunakan juga (malware) di bagian perbankan. Akan tetapi, jenis ransomware satu ini tidak mampu mengakses layanan banking dari smartphone atau tablet berbasis Android.

Dari Mana Celah Masuknya Virus Ransomware Doublelocker ke Android ?

Penting untuk di perhatikan, seperti yang di sampaikan oleh Lukáš Štefanko, DoubleLocker menyebar melalui versi palsu pembaruan (update) Adobe Flash Player yang ditaruh di sebuah situs tertentu. Virus Ransomware ini cukup cerdik,  dia bisa merayu korban untuk mengaktivasi DoubleLocker tanpa sadar.

Baca Juga : Celah Keamanan WhatsApp Terungkap

Setelah aktif, ransomware akan mengenkripsi data yang ada di smartphone Android. Smartphone pun tak bisa dibuka karena dilindungi PIN baru. Setelah data tersandera, ransomware DoubleLocker ini menyodorkan notifikasi berisi alasan mengapa mereka harus membayar untuk dapat mengakses kembali datanya.

  1. Pertama, hacker telah memanipulasi PIN pada perangkat Android yang menghalangi penggunanya untuk mengakses data.
  2. Kedua, hacker telah mengenkripsi semua data pada penyimpanan perangkat utama dengan menggunakan algoritma enkripsi Advanced Encryption Standard (AES).

Bagaimana cara Mengatasi Android yang Terinfeksi Ransomware Doublelocker?

Perlu di ketahui bahwa cara kerja dan tujuan dari si pencipta virus Ransomware Doublelocker ini sama seperti yang dulu pernah heboh terjadi. Jadi Pengguna Android yang telah menjadi korban ransomware ini hanya di beri waktu 24 jam untuk menebus dengan mata uang elektronik bernama Bitcoin sebesar 0.0130 bitcoin atau 73.38 dollar AS (sekitar Rp 1 juta).

Kabar baiknya adalah, bagi anda pengguna android di Indonesia tidak perlu risau dan takut, karena sampai saat ini virus bernama Ransomware DoubleLocker belum dilaporkan  telah menyerang perangkat android yang berlokasi di Indonesia.

Cara lain untuk mengatasi serangan virus Doublelocker ini selain harus membayar tebusan tersebut adalah cukup dengan melakukan reset ke sistem awal dan infeksi Ransomware DoubleLocker ini akan hilang. Tapi konsekuensinya data yang kita miliki akan terhapus secara permanen. Jadi agar segala kenanangan yang tersimpan dalam smartphone android anda tidak hilang percuma sebaiknya untuk selalu back-up data secara berkala.

Last Modified : 2017-10-20