Cara Registrasi SIM Card dengan NIK dan KK

OnetoTech.com – Pengguna Ponsel atau Smartphone mulai bulan November wajib mendaftarkan No SIM Card nya menggunakan NIK dan KK. Begitulah kira kira himbauan dari pemerintah dalam hal ini adalah Menkominfo yang menanganinya. Sebelumnya pernah di himbau hal serupa akan tetapi mungkin sistemnya belum maksimal. Jadi saat ini dan seterusnya semua No SIM Card pengguna ponsel atau Smartphone Wajib terdaftar sesuai dengan NIK dan KK. Lalu, bagaimana Cara Registrasi SIM Card dengan NIK dan KK baik bagi SIM Card baru ataupun SIM Card lama namun masih aktif.

Meskipun sudah ada sosialisasi cara untuk mendaftarkan SIM Card dengan NIK dan KK oleh Menkominfo, rasanya belum merata tersampaikan. Oleh karena itu di sini OnetoTech berinisiatif untuk membagikan langkah dan cara registrasi SIM Card dengan NIK dan KK. Karena mengingat hal ini sangatlah penting di sampaikan kepada mereka yang sama sekali tidak mengetahui dan kalaupun ingin tau akan mencari caranya lewat google.

Registrasi SIM Card dengan NIK dan KK

Itulah sebabnya kami akan membahas tentang tata cara mendaftarkan no ponsel menggunakan NIK dan KK lewat blog Teknologi ini. Jika di kemudian hari ada yang membutuhkan panduan dalam hal ini  bisa langsung mengetikan kata kuncinya lewat mesin pencarian google. Karena pasti akan langsung menemukan panduannya di sana.

Begini Cara Registrasi SIM Card dengan NIK dan KK

Registrasi SIM Card dengan NIK dan KK memang menurut himbauan Menkominfo baru akan efektif mulai bulan November 2017. Namun menurut berita yang beredar saat ini di data menkominfo bahwa pengguna ponsel atau smartphone yang telah berhasil terdaftar sudah sebanyak kurang lebih 36,5 juta NIK. Data tersebut di kumpulkan sejak dari tahun lalu.

Angka 36,5 juta SIM Card yang divalidasi dengan NIK dan KK oleh pelanggan ini merupakan rata-rata semua operator seluler, seperti Telkomsel, XL Axiata, Indosat Ooredoo, Hutchison 3 Indonesia (Tri), Smartfren, dan lainnya.

Dan menurut berita terbaru yang beredar bahwa dalam sehari sejak di umumkannya kewajiban mendaftarkan SIM Card dengan NIK dan KK , rata rata sebanyak 1 juta pengguna SIM Card (nomor prabayar) melakukan registrasi.

Baca Juga : Kuota Cepet Habis, Begini Cara Matikan Video di Twitter secara Otomatis

Secara rinci, Telkomsel paling unggul dari operator lainnya dalam verifikasi pelanggan dengan jumlah 23,3 juta NIK. Kemudian disusul secara berurutan, Indosat Ooredoo 8 juta NIK, XL Axiata 2,9 juta NIK, Smartfren 1,2 juta NIK, Tri 664 ribu NIK, dan Telkom IndiHome 197 ribu NIK. Berikut tablenya :

ProviderPengguna
Telkomsel23,3 juta NIK
Indosat Ooredoo8 juta NIK
XL Axiata2,9 juta NIK
Smartfren1,2 juta NIK
Tri664 ribu NIK
Telkom IndiHome197 ribu NIK

Pemerintah yang dalam hal ini Menkominfo beserta operator seluler dinilai masih mempunyai PR besar. Mengingat masih banyak pelanggan prabayar di Indonesia yang belum diverifikasi oleh operator. Asosiasi penyelenggara Telekomunikasi Seluruh Indonesia (ATSI) mengatakan, jumlah pelanggan seluler prabayar dari semua operator di Indonesia saat ini sekitar 360 juta. Itu artinya, baru sekitar 90% SIM Card yang belum valid.

Petunjuk Cara Registrasi SIM Card dengan NIK dan KK

Proses registrasi pelanggan seluler prabayar ini akan berlaku pada 31 Oktober 2017 dan paling lambat pada 28 Februari 2018. Keberhasilan registrasi SIM Card ini harus sesuai dengan NIK yang tertera di KTP elektronik (e-KTP) dan KK. Semua itu di lakukan agar proses validasi ke database Ditjen Dukcapil dinyatakan sukses.

Buat anda yang merasa belum mendaftarkan SIM Card dengan NIK dan KK untuk segera di daftarkan. Karena ini juga untuk meningkatkan keamanan dalam hal penggunanaan layanan seluler. Tidak tau cara mendaftarkannya ? Dibawah ini ada sebuah gambar grafik yang akan menjelaskan langkah dan cara registrasi SIM Card dengan NIK dan KK.

Cara Registrasi SIM Card dengan NIK dan KK

Last Modified : 2017-10-29